Profil Singkat

BIDZIKRIL KHAKIM

Owner Bii Elektron – Electronic Solution
Bidzikril Khakim
Bidzikril Khakim

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, hadir sosok anak muda dari Desa Singorojo, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, yang menjadikan ilmu dan ketekunan sebagai jalan pengabdian. Ia adalah Bidzikril Khakim, pemilik Bii Elektron – Electronic Solution, sebuah usaha jasa perbaikan elektronik yang berdiri sejak tahun 2020.

Berawal dari ketertarikan terhadap dunia elektronika sejak masa sekolah, Bidzikril Khakim menempuh pendidikan di jurusan Elektro Audio Video SMK Islam Al Hikmah Mayong dan lulus pada tahun 2019. Ketertarikannya pada perangkat elektronik bukan hanya sebatas hobi, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Baginya, setiap rangkaian elektronik memiliki logika, setiap kerusakan memiliki sebab, dan setiap masalah selalu memiliki jalan penyelesaian.

Pengalaman & Perjalanan Karier

Selepas lulus sekolah, beliau mulai menapaki dunia kerja dengan berbagai pengalaman industri dan teknologi. Perjalanan kariernya dimulai di PT Astra Honda Motor (2019–2020), kemudian melanjutkan pekerjaan di PT SAMI JF (2020–2022), hingga dipercaya menjadi bagian dari bidang IT di Toko Jaya Setia Kudus (2022–2024). Dari pengalaman tersebut, beliau belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga kualitas dan kepercayaan dalam pekerjaan.

Di sela perjalanan itu, lahirlah sebuah usaha yang kini dikenal masyarakat sebagai Bii Elektron – Electronic Solution. Sebuah tempat service elektronik yang dibangun dari kesungguhan, pengalaman, dan semangat belajar tanpa henti. Dengan peralatan yang lengkap dan kemampuan teknis yang terus berkembang, Bii Elektron melayani berbagai macam kerusakan elektronik, di antaranya:

  • Smartphone Android & iPhone (CPU, eMMC, NAND, Reballing IC, troubleshooting hardware)
  • Laptop dan komputer
  • TV LCD & LED
  • Sound system
  • Kulkas
  • AC
  • Mesin cuci
  • Serta berbagai perangkat elektronik lainnya
“Hidup sekali, hidup yang berarti.”
Meja Kerja Bii Elektron

Di balik meja kerja yang dipenuhi alat ukur, solder, mikroskop, hingga perangkat digital modern, terdapat filosofi hidup yang selalu beliau pegang. Kalimat tersebut bukan hanya slogan, melainkan prinsip hidup yang membentuk arah perjuangannya. Bahwa hidup seharusnya tidak sekadar dijalani, tetapi harus memiliki makna, memberi manfaat, dan meninggalkan jejak kebaikan bagi orang lain.

Semangat belajar itu juga membawanya melanjutkan pendidikan hingga berhasil menyelesaikan S1 Teknologi Informasi di Universitas Al Hikmah Jepara. Baginya, ilmu pengetahuan adalah investasi jangka panjang untuk terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan zaman.

Organisasi & Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Organisasi dan Sosial

Namun perjalanan Bidzikril Khakim tidak hanya berhenti di dunia teknologi dan usaha. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Dalam lingkungan Nahdlatul Ulama, beliau pernah menjabat sebagai Ketua IPNU Desa Singorojo. Saat ini beliau dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Lazisnu Desa Singorojo 1, yang bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan.

Selain itu, beliau juga aktif dalam kegiatan masyarakat sebagai bagian dari BPH Karang Taruna Singorojo serta menjalankan amanah sebagai Sekretaris RT. Tidak hanya di masyarakat, jiwa kepemimpinan dan pengabdiannya juga terlihat di lingkungan akademik. Sebagai aktivis kampus, beliau dipercaya menjabat sebagai Presiden Mahasiswa periode 2025–2026.

Di tengah berbagai aktivitas tersebut, Bidzikril Khakim tetap meyakini bahwa kesuksesan bukanlah hasil perjuangan seseorang semata. Menurutnya, setiap pencapaian selalu memiliki campur tangan orang-orang baik di sekelilingnya.

“Kesuksesan tidak pernah berdiri sendiri. Di balik setiap langkah, ada doa keluarga, dukungan sahabat, serta orang-orang yang terus membersamai dalam proses kehidupan.”

Baginya, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, tetapi siapa yang mampu tetap rendah hati ketika berhasil, tetap belajar ketika merasa cukup, dan tetap bermanfaat di mana pun berada.

Dari sebuah ruang kerja sederhana di Desa Singorojo, Bidzikril Khakim membuktikan bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari tempat yang sederhana. Dengan ilmu, ketekunan, dan semangat pengabdian, beliau terus melangkah membawa harapan bahwa teknologi bukan hanya tentang mesin, tetapi juga tentang manfaat bagi kehidupan manusia.